Isu Peralihan Ibukota Indonesia Ke Palangkaraya Dalam Proses Pertimbangan

0
58

PalangkaRaya,Sigap88 – Saat ini Pemerintah masih menggodok sejumlah kajian dan pertimbangan terkait dengan rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Beberapa kota di Indonesia ,yang masuk daftar sebagai calon ibu kota Salah satunya ialah Palangkaraya  Provinsi. Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Menguatnya isu Palangkaraya sebagai salah satu kandidat ibu kota negara ternyata membuat para spekulan dan pemodal (investor) di Kalteng bergerak untuk menangguk untung dari bisnis jual beli tanah di tanah Dayak ini.

Akibatnya, saat ini harga tanah di Palangkaraya (kalteng) dan sekitarnya mulai melonjak tajam. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, mengingat masyarakat nanti akan tergiur dan pasti akan buru-buru menjual tanahnya.

“Saya minta masyarakat untuk tidak menjual tanah mereka berkaitan dengan adanya wacana pemindahan ibu kota,” ujar Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Istana Iseng Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan tengah Pada Rabu, 6 Juli 2017 lalu.

Kondisi ini menurut Gubernur Sugianto Sabran harus disikapi dengan bijaksana. Sebagai contoh , Masyarakat Kalimantan tengah(kalteng) Jangan sampai seperti masyarakat Jakarta yang banyak tak lagi memiliki tanah karena sudah dijual.

“Saya Harap Masyarakat  jangan terburu-buru menjual tanah, ditahan dululah, tapi kalau harganya cocok ya silakan dijual,” ujarnya.

Ketika ditanyai mengenai rencana pemindahan ibu kota, gubernur yang baru saja merayakan ulang tahunnya​ ke-44 itu ogah menanggapi hal ini.  Yang jelas, keputusan pemindahan ibu kota merupakan ranah Presiden Joko Widodo.

“Saya tidak ada komentar. Tapi begini , saya selaku Gubernur Kalimantan tengah(kalteng) yang di percayai masyarakat untuk memimpin Bumi Tambun bungai, Sebagai Gubernur tidak akan mendahului pimpinan tertinggi, yaitu Presiden. Kalau Bapak Presiden sudah beri petunjuk baru kami akan berikan komentar,” Tuturnya.(luk_riz)