Red Army Viral Di Medsos,Mantan Walkot Malang Angkat Bicara

0
242

Malang,Sigap88 – Berawal dari bando bertuliskan Red Army berlogo bintang,yang menimbulkan pro-kontra terhadap masyarakat,terpaksa di turunkan petugas satpol PP, karena bando di duga belum kantongi ijin.rabu (5/7/17)

Saat Press release yang bertempat di rumah makan Batavia resto jl Jakarta kota malang,dalam pidatonya Peni, menegaskan bahwa dirinya adalah warga negara yang setia kepada pancasila dan memiliki komitmen untuk menjaga keutuhan NKRI. komitmen kebangsaan ini selalau menjadi dasar baginya dalam bertindak dan berorganisasi,”imbuhnya

Mantan walikota dua periode itu juga mengatakan,sebenarnya ijin tersebut sudah di ajukan H-2 sebelum hari raya idul fitri, namun kalau memang di turunkan dengan alasan tidak berijin, peni tidak mempermasalahkanya,karena memang itu kewenangan Satpol PP atau pemerintah daerah setempat apabila,tidak sesuai dengan aturan monggo aja di turunkan,”tandas peni

Menanggapi tentang informasi mireng yang tidak sedap dan beredar di medsos,Peni juga punya rencana akan menggantinya nama Red Army menjadi Garda Pancasila,namun logo bintang warna kuning akan tetap menjadi simbolnya,seperti di dalam sebuah perisai di Pancasila,nama baru tersebut juga akan di Deklarasikan pekan depan 10 juli 2017 mendatang, yang akan di hadiri kurang lebih sekitar 1000 orang,”tandas wijianto sebagai sekretaris

Red Army yang tertulis di bando juga tidak ada hubunganya dengan ideologi komunisme,dan tidak ada relevansinya terhadap “politik-kiri”manapun,melainkan digunakan atas pertimbangan diksi,dua kata yang mudah di sebutkan,sejarah dan kegiatan kamipun juga transparan dan terdokumentasikan oleh media.”pungkas inep yang tak lain juga budayawan kota malang(Dar)