indonesia Indonesia english English
Hari ini:
Headline News:
Nasional
EKONOMI BISNIS
Hukum Kriminal
Nusantara
Regional
Ragam
Gaya Hidup

SIDOARJO [SIGAP88.COM] H. M Ghufron SH (58), tokoh masyarakat dan pengacara asal RT 6 RW 2, Tambak Sawah, Sidoarjo ditembak orang tak dikenal pada Rabu (8/10/2014) malam. tepat mengenai dahi diatas pelipis mata, namun korban hanya mengalami luka.

Kata H Ghufron, dirinya tidak mengetahui pelaku atau penembak dirinya. Dia menduga membidik dari jarak kejauhan. Saat itu, dirinya sedang menerima tamu undangan keponakannya yang punya hajat.

"Saya kaget, ada letupan senjata, dan tidak lama, jidat saya mengeluarkan darah berkucuran dan kepala saya terasa pusing," ucapnya kepada wartawan

Pengacara PGRI Kab Sidoarjo itu langsung ditolong warga dan dilarikan ke rumah sakit. Dirinya juga bersyukur cepat sadar dan diperbolehkan pulang.

Masih menurut Gufron, dirinya mengaku tak memiliki musuh atau berselisih dengan orang lain.

Selama ini dirinya sebagai penasehat hukum, tak pernah menangani kasus sengketa yang berbuntut pidana.

“Selama ini, saya hanya membela kasus yang berhubungan dengan pendidikan, tidak pernah soal pidana diluar bidang pendidikan,” akunya.

Hampir kasus-kasus yang ditangani diseleseikan secara baik-baik. Bisa berbuah perdamaian atau kesepakatan antar yang berselisih. “Saya berserah diri saja, biar aparat yang menyelidiki kasus ini,” pungkasnya (Dhan)

JAKARTA [SIGAP88.COM] Dalang unjuk rasa anarkis di Depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Habib Novel Bamu'min yang sempat menjadi buronan Polda Metro Jaya terancam hukuman delapan tahun penjara.

Hal itu diungkapkan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono kepada wartawan, Kamis (9/10/2014). "Tersangka dikenakan pasal berlapis, dengan ancaman hukuman lima sampai delapan tahun penjara," tegasnya.

Mantan Kapolda Jatim itu mengatakan, tersangka yang saat ini masih diperiksa penyidik dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, Pasal 160 KUHP tentang penghasutan, serta Pasal 214 KUHP tentang kekerasan melawan petugas.

Ihwal penahanan terhadap tersangka, Unggung mengatakan hal itu akan diputuskan pada siang ini. Setelah Polda Metro merampungkan pemeriksaan terhadap tersangka.

Habib Novel menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya, pada Rabu (8/10/2014) sore kemarin. Selama lima hari buron.Petugas berhasil mengendus tempat persembunyiannya, Novel akhirnya memilih menyerahkan diri, ketimbang ditangkap oleh aparat Polda Metro Jaya (rmn)

TULUNGAGUNG [SIGAP88.COM] Pelaksana Tugas Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Nurcholis, mengaku mendapat teror secara halus dari aparat intelijen kepolisian, terkait rencana deklarasi organisasi keagamaan berhaluan garis keras tersebut, akhir Oktober.
 

"Mereka mencoba melakukan 'pembinaan' melalui istri dan anak-anak saya," ujar Nurcholis yang juga menjabat Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tulungagung.
 

Ia sengaja memilih istilah "pembinaan" untuk memperhalus serangan teror mental yang diterima istri dan anak-anaknya. Tidak hanya dilakukan melalui forum informal, kata dia, istri Nurcholis yang berprofesi sebagai guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) juga mendapat tekanan dari struktural kedinasan dan lembaga sekolah tempatnya mengajar.
 

"Intinya mereka meminta agar rencana deklarasi FPI di Tulungagung dibatalkan," katanya, Rabu (08/10/2014).

Dirinya mengaku tak pernah mendapat teror secara langsung, baik dari aparat maupun ormas/elemen masyarakat lain. Namun, dirinya mengakui wacana pendirian dan deklarasi FPI saat ini telah memantik kontroversi di tengah masyarakat Tulungagung.


"Mereka yang menentang (deklarasi FPI) itu kan karena tidak tahu strategi perjuangan saya. Saya jamin FPI Tulungagung tidak akan menggunakan pendekatan kekerasan ataupun aksi anarkistis seperti di Jakarta, tapi lebih mengedepankan persuasif dan menggandeng aparat keamanan," tegasnya.


Dia menjelaskan, FPI Tulungagung tetap akan dideklarasikan. Namun, saat didesak jadwal kegiatan dimaksud, Nurcholis mengaku belum bisa memastikan.
Dalam kesempatan sebelumnya, Bupati Tulungagung Syahri Mulyo mengisyaratkan penolakannya atas rencana deklarasi FPI di wilayahnya.
 

Kendati tidak menyatakan larangan secara eksplisit, dia mengkritisi strategi gerakan keislaman yang dilakukan FPI karena dinilai anarkistis, sehingga tidak cocok dengan kultur masyarakat Tulungagung yang menyukai kehidupan damai dan toleransi.

"Saya hanya mengimbau, sebaiknya deklarasi itu dibatalkan saja. Suasana Tulungagung yang sudah damai ini lebih baik ditingkatkan," katanya.(Ant)

SURABAYA [SIGAP88.COM]  PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) memfasilitasi dua unit garbarata boarding bridge pada Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto mengatakan, dana pembangunan gedung terminal penumpang tersebut mencapai Rp160 miliar. Pendanaan berasal dari kas internal. Total kapasitas sebanyak 4 ribu penumpang atau meningkat 60% dibandingkan sebelumnya sekitar 2.500.

"Terminal penumpang modern Tanjung Perak ini dilengkapi dengan dua garbarata, Gapura Surya Nusantara, adalah terminal penumpang kapal laut pertama di Indonesia yang menggunakan garbarata," kata Djarwo saat menghadiri soft opening Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/10/2014).

Kegiatan peresmian Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dan Plt Menteri Perhubungan Bambang Susantono.

Peresmian ini bersamaan dengan kegiatan embarkasi penumpang kapal milik PT Pelni (Persero) KM Labobar tujuan Makassar-Jayapura dengan spesifikasi LOA 146 meter, dengan kapasitas 3.084 penumpang.

Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara dilengkapi dengan berbagai fasilitas dengan konsep bangunan bersifat modern, green architecture, ramah lingkungan dan hemat energi yang menggunakan lampu LED.

"Pada tahun lalu, kondisi eksisiting terminal penumpang ini terdiri dari dua bangunan lama yaitu Gapura Surya yang dibangun pada 1976 dan Gaputa Nusantara yang dibangun 1983 dengan luas 6.800 m2 dengan kapasitas 2.500 penumpang," ucapnya.

Berdasarkan data realisasi arus penumpang hingga semester I/2014, sebanyak 286.078 orang naik dan turun melewati terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Perak. Angka tersebut naik 17% dibandingkan semester I/2013 lalu.

Sementara itu, Dahlan Iskan saat meresmikan pengoperasian Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Mengatakan peresmian sedianya terminal tersebut bakal diresmikan pada bulan November 2014.

Namun, lantaran pada 20 Oktober 2014, Menteri BUMN itu melepas jabatannya, maka Pelindo III mempercepat pengerjaan terminal penumpang.

"Seharusnya ini dioperasikannya masih nanti, tapi mereka ingin supaya ini saya yang meresmikan, maka Pelindo III mempercepat pengerjaannya biar peresmiannya dimajukan. Terimakasih," ucap Dahlan saat memberikan sambutan di acara tersebut.

Dengan dioperasikannya terminal penumpang ini, nantinya semua penumpang bisa menunggu lebih nyaman dan bersih sebelum kapal diberangkatkan. Ia juga kagum melihat hasil pembangunan terminal penumpang yang pertama kali menggunakan garbarata.

"Saya senanglah, bahwa ide yang sama-sama kita hembuskan akhirnya terwujud. Saya liat semuanya dari bahan stainless steel (bahan yang tidak mudah berkarat). Ini penyelesaiannya bagus. Saya juga bersyukur pelabuhan Surabaya ini bisa dibangun menjadi lebih modern, karena kerjasama dari semua pihak dan Kemenhub," jelas Dahlan.

Terakhir, Dahlan berpesan pada direksi Pelindo III agar selalu memberikan pelayanan yang baik bagi penumpang, serta selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan penumpang. "Pembangunan terminal penumpang ini sangat bersejarah bagi saya. Ini harus terus dijaga," harapnya (Han/Yos)

SIDOARJO[SIGAP88.COM] Dengan menggunakan tujuh jenis ID card palsu dari berbagai media mingguan serta mengaku sebagai anggota BIN (Badan Intelijen Negara), tiga pelaku penipuan yang bernama TEGUH SANTOSO (40) warga Desa Jeruk, Kecamatan Krian, Sidoarjo, SIGIT (43) warga Desa Jeruk Gamping, Sidoarjo dan PANCA ARI WIBAWA (39) warga Bali berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Sidoarjo.
 

Kaniit Pidum Polres Sidoarjo, Ipda Hafid dikonfirmasi, Jumat (19/9/2014) mengatakan, ketiga tersangka tertangkap tangan setelah melakukan pemerasan kepada pengusaha tembakau, 'korban bernama Dila (35), warga Desa Kedung Banteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Kamis (18/9/2014) malam." ungkapnya
 

Hafid menjelaskan ketiganya melakukan penipuan dengan modus mendatangi korban dan menayakan apakah perusahaan ini ada ijin produksinya atau tidak, "kemudiaan ketiga tersangka meminta uang ke pada korban sebesar Rp.200 juta, korban juga sudah menyerahkan uang ke tersangka sebesar Rp.50 juta di daerah Taman Pinang Sidoarjo" jlentrehnya.

Menurutnya, penangkapan ketiga tersangka ini karena korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Kemudian oleh pihak polisi, ketiga tersangka dijebak untuk janjian bertemu di rumah korban dan menyerahkan uang.
Saat datang ke rumah korban, ketiga tersangka mengeluarkan kartu anggota BIN dan mengatakan bahwa korban harus memberikan uang sebesar Rp 200 juta dengan alasan bahwa tembakau milik korban adalah ilegal.
“Saat itulah, anggota polisi yang sudah siap langsung melakukan penangkapan kepada ketiganya,” kata Ipda Hafid. Selain menangkap tiga tersangka, petugas juga mengamankan mobil Suzuki Escudo warna hitam bernopol L 1188 XV yang biasa digunakan pelaku untuk beroperasi melakukan pemerasan ke beberapa korbannya.
Ipda Hafid menambahkan ketiga tersangka ini di hadapan petugas sewaktu dalam penyelidikan bukan mengaku anggota BIN, namun anggota Badan Intelejen Pejuang (BIP) 45, dengan pengakuan ini petugas akan mendalami BIP ini
 

“Dalam melakukan aksi pemerasannya pelaku tidak hanya beroperasi di daerah Sidoarjo namun juga di Surabaya, Pasuruan, Mojokerto dan Jombang. Untuk itu mereka dijerat dengan pasal 378 atau pasal 372 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,” pungkas Ipda Hafid (Red/Dn)

SURABAYA[SIGAP88.COM] Angga Brata Samudra warga Bendul Merisi Surabaya didibekuk petugas unit Ciber Crime Subdit II Ditreskrimsus Polda Jatim.

Pria 34 tahun itu,diamankan karena dirinya sebagai pengedar film porno. Polisi juga berhasil menyita sejumlah peralatan produksi bisnis haram itu sebagai barang bukti.

"Barang bukti yang diamankan, sebuah komputer, BlackBerry, flash disc 16 GB, laptop, hard disc 3 Tera, dan 150 CD master, buku rekening, ATM, dan sebagainya," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono, Senin (8/9/2014). 


Tersangka merupakan pengedar film porno dalam berbagai bentuk. Termasuk via online, jual dalam bentuk flash disc, DVD, hard disc, dan sebagainya.(han)

PASURUAN [SIGAP88.COM] Dua orang pelaku pengedar uang palsu(Upal) diringkus tim buser polres Pasuruan. Keduanya diringkus ketika polisi mendapatkan informasi dari jasa kirimiman paket barang PT.JNE

Dua pelaku itu atas nama Kosim bin Yaseh warga Ds. Banjarsari Kec. Pandaan Kab. Pasuruan, sedangkan pelaku lainnya yakni Drs. Budiantara bin Alil warga Ds. Kudu Banjar Kec. Kudu Kab. Jombang.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku membeli Upal tersebut dari seseorang di Bali dengan sistem satu banding dua.

“Pelaku membeli dua uang palsu pecahan seratus ribu dengan satu uang asli pecahan seratus ribu rupiah,” ujar Kapolres Pasuruan, AKBP Ricky Purnama. Senin (8/09/2014)

Ricky menambahkan guna mengelabui petugas, uang pecahan seratus ribu rupiah sejumlah Rp 20 juta tersebut oleh para pelaku dikemas dalam kardus dengan registrasi pengiriman onderdil sepeda motor.

“Pelaku Kosim mengaku bahwa uang palsu tersebut di pasok dari wilayah Bali untuk sebagai pelaku pemasok saat ini masih dalam pengejaran petugas atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang(DPO)” ujarnya.

Dikatakan pula, cetakan Upal nyaris sama dengan uang asli, begitu pula saat disentuh, namun yang membedakan ada pada nomor seri dan hologram di bagian sudut.

“Kalau uang asli, hologram akan berwarna-warni bila dilihat dari segala sisi, namun untuk Upal ini warnanya tetap,” terang Kapolres Pasuruan. Para pelaku terancam pasal 245 KUHP tentang pengedar mata uang yang diduga tidak diedarkan oleh otoritas dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.(BD/Hp)

SURABAYA [SIGAP88.COM] Sebanyak 52 unit Tank milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang rencananya akan mendukung dalam perhelatan akbar peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke 69 yang akan dipusatkan di Surabaya Oktober mendatang.

Kendaraan tempur lapis baja buatan Jerman itu terdiri dari 24 Tank Leopard dan 28 Tank Marder, yang dimuat di Kapal Serasi X tiba di Pelabuhan Jamrud, Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (6/9/2014)

Kolonel TNI Totok Sugiharto Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V Brawijaya mengatakan, Tank Leopard dan Marder ini akan mengikuti parade militer pada puncak acara HUT TNI.

“Kendaraan tempur jenisTank ini diberangkatkan dari Jakarta menggunakan kapal dan sandar di Pelabuhan Tanjung Perak",tuturnya.

Lanjut Toto, Seluruh kendaraan ampibi yang kami bongkar pada hari ini nantinya akan ditempatkan di Yonkav 8 Tank Divif 2 Kostrad, Pasuruan sebelum mengikuti puncak peringatan HUT TNI.

“Kemampuan Tank Leopard ini cocok dengan medan Indonesia yang berat, baik ampuh di darat juga di perairan”,tandasnya.

Spesipikasi kendaraan lapis baja itu setiap unitnya berkapasitas empat orang yang mampu melaju dengan kecepatan 72km/jam, serta dilengkapi Fitir utama termasuk kit pelindung modular, daya tahan, meningkatnya mobilitas dan meningkatkan kemampuan recce.

Alutsista berupa kendaraan lapis baja sejumlah 100 Tank Leopard 2A6 itu dibeli pemerintah Indonesia seharga US$1,7 juta atau sekitar Rp16,4 miliar per unit, hal ini dilakukan sebagai perlengkapan tempur untuk sarana militer. (Don)

SURABAYA [SIGAP88.COM] Masyarakat harus waspada dengan modus penipuan yang marak terjadi akhir-akhir ini. Informasi yang didapat redaksi sigap88.com para pelaku sengaja menyebar sebuah amplop cokelat dibungkus plastik bening.

Dalam amplop tersebut berisi cek dari Bank BCA senilai Rp 3,9 miliar dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atas nama PT. MULYA GRAHA MANDIRI Ini diduga sebagai modus baru penipuan.

Jika menemukan berkas ini sebaiknya penemu harus waspada karena ini salah satu modus orang untuk menipu. Salah satu awak media kami menemukan amplop tersebut disekitar kawasan Masjid Ampel Surabaya, Kamis (03/9/2014).

Dalam berkas ini tertulis alamat di jalan Kedoya baru Blok A-IV/5, Kebon Jeruk Jakarta Barat.

Menurutnya, saat itu dirinya sedang melakukan ziarah di makam sunan ampel, usai berziarah dirinya mampir ke salah satu warung dikawasan tersebut.

Setelah membayar di warung tersebut dia hendak pulang tepatnya di depan pasar pegirikan, ia melihat amplop coklat tergelak di jalan.


Setelah dia membawanya kemudian dibuka dia terpukau setelah membuka isi amplop tersebut, karena terdapat cek senilai Rp 3,9 miliar. Selain itu, terdapat SIUP dikeluarkan Disperindag Jakarta untuk PT MULYA GRAHA MANDIRI

Dia mengira dokumen itu sangat dibutuhkan pemiliknya, lalu dia mengirimkan SMS kepada sang pemilik yang tertera di dokumen dengan nomor 0852 280 952555.

"Rupanya, setelah mengirim SMS pelaku langsung menelpon," ujarnya

Dijanjikan hadiah Rp 50 juta karena telah menemukan dokumen tersebut, dia menjadi terlena.

" Pelaku saat itu menyuruh saya pergi ke ATM, dia beralasan uang miliknya dalam bentuk dolar, maka dia minta bantu saya. Tapi, waktu saya ke ATM,saya di suruh transfer ke rekeningnya sebesar satu juta rupiah" ungkapnya pada sigap88.com (Bib/red)