Select Menu

ads2

Hukum Kriminal

Ekonomi Bisnis

Ragam

Politik & Pemerintahan

Gaya Hidup

Pendidikan & Kesehatan

Regional

foto : istimewa
SURABAYA,SIGAP88.COM - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Pasukan Marinir (Pasmar) Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak akan menutup sementara Alur Pelayaran Timur Surabaya (APTS) dari kapal-kapal yang melintas.

Hal ini dilakukan mengingat tanda batas atau rambu yang telah dipasang panitia pelaksanaan renang yang dihelat oleh pihak TNI-AL untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) terhampar disepanjang selat Madura sisi Jembatan Suramadu.

Kepala Seksi (Kasi) Tertib Berlayar Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya, Capt. M. Hermawan dikonfirmasi, mengatakan, kegiatan berenang itu akan dilaksanakan pada hari Kamis, (28/4/2016)“Mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB” ujarnya

Ditambahkan Hermawan, renang selat Madura diikuti anggota Marinir sebanyak 2500 orang yang akan melakukan renang dari Surabaya melintas dibawah jembatan Suramadu menuju pantai Sukolilo, Bangkalan, Madura.

Sesuai perintah, Syahbandar telah mengintruksikan kepada seluruh pelayaran yang mengunakan alur APTS agar waspada di sekitar suramadu, mengingat banyaknya rambu kegiatan tersebut.

"Setiap kapal yang melintas APTS dari malam ini, hingga sebelum pelaksanaan kegiatan renang tersebut harap tetap berhati-hati dengan memperhatikan tanda-tanda rambu renang yang digunakan, karena sudah terpasang sepanjang lintasan," ujarnya, Rabu (27/4/2016).

Hermawan juga mengatakan, penutupan alur timur tersebut hanya penundaan dan bersifat sementara. Selain itu, Hermawan menjamin, usai pelaksanaan kegiatan Pasukan Marinir memecahkan rekor MURI, Syahbandar Tanjung Perak kembali membuka akses pelayaran APTS untuk semua kapal.

"Sesudah kegiatan renang yang dilakukan Pasmar untuk memecahkan rekor MURI itu, maka akses APTS akan kami buka kembali" pungkasnya(DON)
-
I Nyoman Sukanjatna, Kadisnav Kelas I Surabaya
SURABAYA,SIGAP88.COM Kantor Distrik Navigasi(Disnav) kelas I Surabaya menggelar sosialisasi penata usahaan dan pengelolaan rumah negara, Rabu (27/4/2016). Dalam acara itu, Kepala Disnav Kelas I Surabaya, I Nyoman Sukanjatna mengatakan karena menyangkut aset yang dimiliki negara dan harus ditata pengelolaan serta pengusahaannya.

"Sebab ini kami akan melakukan penataan dan mengelolah secara maksimal" terangnya kepada wartawan.

Nyoman mengungkapkan, aset tanah hingga bangunan milik negara(BMN) yang berada dalam naungan instansi pemerintah hingga di satuan kerja (Satker) paling bawah masih banyak yang terbengkelai.

"Disnav Kelas I Surabaya memiliki aset berupa rumah negara jumlahnya mencapai 42 unit" ungkapnya. di sela acara sosialisasi yang dihadiri beberapa warga Banyuwangi dan para pensiunan serta pegawai negeri aktif penghuni rumah negara Disnav Kelas I Surabaya

Nyoman menambahkan dari data kantor Disnav Kelas I Surabaya, mayoritas aset rumah negara ini berada di kawasan Tanjung Perak Surabaya, 41 diantaranya adalah rumah negara Golongan II dan 1 unit masuk klasifikasi Golongan I.


"Diantaranya ada di Jl Ikan Duyung, Jl Tanjung Layar dan Sari Logo, dan satu unit Rumgara Golongan I ada si Jl Teluk Bayur. Semua masih ditempati 17 pegawai aktif dan 24 adalah pensiunan," papar Nyoman.

Untuk itu, Nyoman berjanji, secepatnya melakukan inventarisasi rumah negara atau dengan kata lain rumah dinas di lingkungan Disnav Kelas I Surabaya melalui pencatatan aset negara. Selanjutnya, rumah negara Golongan II sebanyak 41 unit segera diproses penempatannya sesuai pengunaan dan fungsinya.

"Mulai dari hak sewa, perawatan dan penggunaannya akan kami inventarisasi. Karena, dari semua rumah negara yang kami kelola masih difungsikan sebagai hunian," jelas Nyoman

Nyoman menjelaskan, dari dua penggolongan rumah negara milik Disnav Kelas I Surabaya itu bisa dipecah lagi menjadi satu penggolongan lagi. Hanya saja, klusterisasi 41 unit rumah negara yang rata-rata masih berpenghuni tersebut tetap melalui penyesuaian dan pengajuan ke pusat untuk menjadi rumah negara Golongan III. "Sedangkan, 6 unit rumah negara akan kami jadikan rumah jabatan melalui pengundian," jelasnya.

Terkait sosialisasi ini, Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN) Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, Widi Ardi Bayu mengaku, apresiatif dengan upaya Disnav Kelas I Surabaya yang melakukan penertiban aset negara sesuai proses aturan yang berlaku. Selain itu, dalam proses pencatatan aset BMN berupa rumah negara, Widi juga terbantu dengan aplikasi bernama Simak BMN.


"Sehingga kami bisa mengetahui dengan mudah seberapa banyak aset yang dimiliki Disnav Surabaya yang ada di wilayah KPKNL Surabaya," kata Widi (Don)
-
SURABAYA,SIGAP88.COM - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 17, PT. Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS) menyerahkan bantuan alat Search And Rescue (SAR) ke Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jumat (22/4/2016).

Presiden Direktur PT.TPS, Dothy, menyampaikan dalam sambutannya, bahwa pihak PT. TPS memberikan bantuan berupa satu unit perahu karet yang dilengkapi dengan mesin, lima unit mesin potong kayu (singso) ukuran kecil dan sepuluh pelampung.

“Bersamaan dengan menyambut HUT yang ke-17 PT.TPS ini, kami beri bantuan alat SAR ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk membantu kine rja rekan-rekan kepolisian di lingkungan pelabuhan” ujarnya

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Arnapi,SIK menyampaikan terima kasih kepada PT.TPS atas bantuan yang diberikan kepada polres pelabuhan Tanjung Perak,Surabaya. “Kami(polres pelabuhan Tanjung Perak,-red) berterima kasih kepada PT.TPS yang memberikan bantuan alat SAR ini untuk membantu anggota yang berada dilapangan ” ujarnya (Don)
-
SURABAYA, SIGAP88.COM - Penghargaan tahunan Indonesia Marketeers Festival 2016 (IMF 2016) yang diselenggarakan oleh Markplus Inc digelar di Ballroom Hotel Shangri-La, Surabaya, Sabtu (16/42016).

Acara yang dihadiri oleh hampir seribu undangan tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf.

Dalam sambutannya, Gus Ipul, panggilan akrab Wagub Jatim itu, menyampaikan bahwa setiap produk atau jasa, apapun bentuknya membutuhkan marketing.

“Perusahaan atau seseorang bisa dikenal baik atau dipersepsi buruk, tergantung bagaimana marketingnya“, ujarnya.

Ditempat yang sama, Founder & Chairman Markplus, Inc. Hermawan Kartajaya menambahkan, bahwa dalam dunia marketing, semua pihak baik itu bagian masyarakat maupun perusahaan harus bergerak untuk menjual.

“Marketing itu jiwa dari organisasi atau perusahaan, jadi semua yang di dalamnya must be a marketer “, ujarnya.

Untuk penyelenggaraannya di Surabaya, IMF 2016 mengambil tema “Grow Your Sales, Wow Your Service“. Rangkaian acara meliputi seminar, kompetisi WOW case, dan pemberian penghargaan Marketeer of the Year 2016 di tiap daerah.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi kepada sosok yang dinilai berhasil menerapkan ‘marketing spirit’ sehingga berdampak positif bagi perusahaan, masyarakat, dan menjadi teladan bagi para pemasar lainnya,“ ujar Hermawan Kartajaya.

PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Group, dalam acara tersebut meraih dua penghargaan melalui direksi anak perusahaannya, yakni Dirut PT Terminal Teluk Lamong (TTL) Prasetyadi, untuk sektor Infrastructure & Utilities dan Dirut PT Pelindo Husada Citra (PT PHC) Iwan Sabatini untuk sektor Hospital.

Prasetyadi mengungkapkan, “Penghargaan ini adalah hasil kerja semua elemen di Terminal Teluk Lamong selama lebih kurang 9 bulan ini. Semoga berkah untuk meningkatkan bisnis dalam melayani pengguna jasa logistik Indonesia.“ ungkapnya

Ditambahkan Prasetyadi, sebagai terminal logistik baru di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, TTL yang melayani jasa bongkar muat petikemas dan bongkar curah kering dinilai mampu menjadi pelopor dalam modernisasi pelabuhan dengan teknologi informasi dan peralatan yang canggih, semi otomatis serta ramah lingkungan.

“TTL memiliki infrastruktur yang bertaraf internasional. Bahkan, TTL menjadi pelabuhan keempat di dunia yang menggunakan peralatan angkat peti kemas yang beroperasi secara semi otomatis, ASC (Automated Stacking Crane).” bebernya

Ditempat yang sama, Dirut. PT PHC, Iwan Sabatini mengatakan “ Dengan berbagai inovasi baru yang menarik perhatian publik di dunia kesehatan. RS.PHC (yang dikelola PT.PHC) bukan hanya untuk orang sakit saja, tetapi semua orang yang ingin semakin sehat, juga bisa datang ke tempat kami”, ujar Iwan Sabatini, Selasa(19/4/2019).

Iwan menambahkan, bahwa pencapaian RS PHC sebagai rumah sakit yang memiliki slogan Professional, Care, Accountable tersebut juga merupakan hasil kerja keras seluruh pegawai untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 


“PT.Pelindo III Group berharap bisa menjadi yang selalu terdepan untuk menjadi bagian dari perubahan bangsa ke arah yang lebih baik dan sejahtera” pungkasnya. (Don/Yos)
-