Indonesia Ina english English
Hari ini:
Headline News:
Nasional
EKONOMI BISNIS
Hukum Kriminal
Nusantara
Regional
Ragam
Gaya Hidup

SURABAYA[SIGAP88.COM] Inilah tempat jadwal Samsat Keliling Diwilayah  Daerah Jawa Timur data sumber Ditlantas Polda Jatim

1. Polrestabes Surabaya
a. Samsat Corner Royal Plaza pkl 10.00 s/d selesai.
b. Samsat Corner Carrefour Rungkut pkl 10.00 s/d selesai.
c. Samsat Corner ITC pkl 10.00 s/d selesai.
d. Samsat Corner Galaxy Mall pkl 10.00 s/d selesai.
e. Samsat Corner dan ATM Samsat di Grand City Pkl 10.00 s/d 20.00 Wib

f. Terminal Bratang pkl 08.30 s/d 12.00 wib.
g. Depan Stadion Tambaksari pkl 16.00s/d 20.00 wib.
h. Depan TMP Kusuma Bangsa pkl 08.30 s/d 12.00 Wib
i. Depan Kel.Lidah Wetan pkl 08.30 s/d 12.00 Wib
j. PKL Pujasera Wiyung pkl 09.00 s/d 12.00 Wib
k. Samsat Drive True di Dinas Peternakan Jl.A.Yani pkl 08.00 s/d 12.00 Wib
l. Samsat Drive True di depan KB.Samsat Sby Manyar pkl 07.00 s/d 20.00 Wib
m. Samsat Drive True di Giant Rajawali pkl 10.00 s/d 20.00 Wib


2. Polres Sidoarjo :
a. Samsat Keliling ( Wil Timur) di Pasar Porong Baru pkl 08.00 s/d 13.00 Wib dan di Depan Samsat Sidoarjo kota J. Cemengkalang pkl 18.30 s/d 21.00 Wib
b. Samsat Keliling (Wil Barat) di Dpn Puskesmas Kepadangan Tulangan pkl 08.00 s/d 13.00 Wib. dan di Depan Samsat Krian pkl 18.30 s/d 21.00 Wib
c. Samsat Corner Giant Pondok Candra pkl 09.00 s/d 20.00 Wib.
d. Samsat Corner Giant Pepelegi pkl 09.00 s/d 20.00 Wib.
e. Samsat Payment Point di Lingkar barat Sidoarjo pkl 07.00 s/d 13.00 Wib
f. Samsat Payment Point di Bank Jatim Puspa Agro pkl 08.00 s/d 13.00 Wib


3. Polres Gresik di Pasar Sembayat pkl 09.00 s/d 12.00 Wib
 

4. Polres Batu di depan lippo plaza Batu pkl 08.00 s/d 13.00 wib
 

5. Polres Malang di depan kecamatan gondang legi, depan pasar turen, depan wisata wendit pkl 08.00 s/d 12.00 Wib dan di depan pasar kepanjen, depan bank jatim lawang pkl 16.00 s/d 19.00 wib
 

6. Polres Pasuruan di depan Pasar Winongan pkl 08.00 s/d 12.00 Wib dan di balai Desa Pleret pkl 17.00 s/d 19.00 wib.

SURABAYA[SIGAP88.COM] Inilah tempat jadwal pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling Diwilayah Kepolisian Daerah Jawa Timur data sumber Ditlantas Polda Jatim

1. Polrestabes Surabaya :
a. Taman Bungkul pkl 09.00 s/d 16.00 Wib.
b. Royal Square pkl 09.00 s/d 16.00 Wib
c. SIM Corner Tunjungan Plaza pkl 10.00 s/d selesai.
d. SIM Corner PTC pkl 10.00 s/d selesai
 

2. Polres Gresik di simp3 Munggugianti Benjeng pkl 09.00 s/d selesai.
 

3. Polres Malang di terminal bus Dampit pkl 08.00 s/d 12.00 wib.
 

4. Polres Pasuruan di alun-alun Bangil pkl 08.30 s/d selesai.
 

5. Polres Jember di depan polsek tempu rejo pkl 08.00 s/d 12.00 wib.
 

6. Polres Jombang di depan kantor kec. Ploso pkl 08.30 s/d 13.00 wib.
 

7. Polres Tuban di Bravo sawalayan pkl 08.00 s/d 11.30 Wib.
 

8. Polres Pamekasan di Polsek Palenganan pkl 08.00 s/d 13.00 Wib.

Sim Keliling melayani perpanjangan Sim A dan C yang masa berlakunya habis sebelum 12 bulan.(red) 

JAKARTA [SIGAP88.COM] Perseteruan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesi (Polri), menyita perhatian publik selama beberapa pekan ini. Namun tidak sedikit yang menyamakan masalah ini dengan kisah cicak vs buaya, beberapa tahun silam. 

Maklum, banyak kejadiannya nyaris serupa. Hanya berbeda waktu dan figur yang terlibat.
 

Berikut, sejumlah catatan penting munculnya perseteruan antara KPK dan Polri yang terangkum dalam berbagai liputan pemberitaan media:

1. 9 Januari
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengajukan calon tunggal Kepala Kepolisan Republik Indonesia baru pengganti Jenderal Polisi Sutarman ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Nama yang keluar diketahui  Komisaris Jenderal Budi Gunawan (BG).

2. 13 Januari
BG diumumkan sebagai tersangka kasus suap oleh KPK. Penetapan ini sehari sebelum ia menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPR.

3. 14 Januari
Komisi III DPR tetap menggelar uji kepatutan dan kelayakan terhadap Komjen BG. Selama lebih dari enam jam, BG menjalani uji kepatutan dan kelayakan. Dari sembilan fraksi, hanya Fraksi Demokrat yang menyatakan menolak hadir.

 

"Keputusan tinggal di Presiden lagi. Kapan pelantikannya, itu hak Presiden. DPR sudah menyetujui dari uji kepatutan dan kelayakan," ujar Pimpinan Sidang Pleno Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Kapolri, Aziz Syamsudin, Rabu 14 Januari 2015.
 

4. 15 Januari
DPR menggelar paripurna pengesahan pencalonan Komjen BG sebagai kapolri. Dalam paripurna yang dihadiri 411 anggota DPR itu, pencalonan BG tak mendapat pertentangan sengit. Hanya fraksi Demokrat tetap konsisten menolak pencalonan BG.
***
 

5. 22 Januari
Ketua KPK Abraham Samad dilaporkan ke Bareskrim Polri. Ia dilaporkan oleh LSM KPK Watch, atas sangkaan melanggar pasal 36 dan pasal 65 UU nomor 30 tahun 2002 tentang KPK. Namun laporan ini banyak tak tercium di media dan publik.

 

Selanjutnya, di hari yang sama politikus PDIP Hasto Kristiyanto, secara mendadak membuka skandal pertemuan antara Ketua KPK Abraham Samad bersama petinggi PDIP soal pencalonan cawapres. Mantan anggota DPR ini mengaku tak diutus partai, dan memastikan bila memiliki bukti atas pertemuan itu. Ia menilai langkahnya untuk mengingatkan publik bahwa Samad telah melakukan pelanggaran etik.

6. 23 Januari
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, ditangkap Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Secara mendadak, pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB, Bambang ditangkap, diborgol dan kemudian langsung dibawa ke Bareskrim Polri. Ia ditahan hingga dini hari. Dan baru bisa dilepaskan, karena tak ada alasan Polri untuk menahan.


Di malam itu juga gelombang dukungan atas KPK, bermunculan. Polri dianggap telah melakukan tindak kriminalisasi terhadap KPK. Karena Bambang ditangkap, lantaran laporan Sugianto Sabran, mantan anggota DPR pada 19 Januari 2015.

 

7. 24 Januari 2015
Sehari usai Bambang ditangkap, giliran Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dilaporkan ke Bareskrim Polri. Ia dilaporkan kuasa hukum PT Daisy Timer atas sangkaan tindakan kriminal berupa perampasan saham atas perusahaan tersebut.

 

8. 30 Januari
Pihak KPK resmi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Komjen BG. Namun, BG memastikan tak hadir. Karena menunggu putusan praperadilan.

 

9. 2 Februari 
Pengadilan Negeri menjadwalkan sidang praperadilan terhadap status tersangka BG. Sidang ini sebagai tindak lanjut usulan praperadilan pada 19 Januari oleh kuasa hukum BG (Red/Jack/VN)

SURABAYA[SIGAP88.COM] Berbagai modus pencuri mengambil barang curiannya. Meskipun tidak membawa motor atau mobil, pencuri bisa pura-pura bertanya lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Ironisnya pencuri bertanya kepada calon korbannya.

Seperti yang dilakoni M Sahid (20), warga Waringin Mlaten. Disiang bolong Sahid keliling keluar-masuk perkampungan. Dia mencari sesuatu yang bisa dibawa pulang. Saat melintas di Wonokromo Pasar, Sahid melihat motor Smash nopol L 5568 GR terparkir di depan rumah.

Sahid tak langsung melakukan aksinya, pasalnya sang pemilik, Ahmad (46) berada tidak jauh dari motornya. Sahid pun mengunakan akalnya. Dia mendekat ke rumah korban, dan bertanya lokasi SPBU.

“Korban juga tidak curiga. Padahal tersangka tidak membawa motor atau mobil,” ujar,Iptu Ruth Yeni, Panit I Unit reskrim Polsek Wonokromo, Minggu (1/2/2015).

Ahmad menunjukkan lokasi SPBU sesuai pertanyaan pelaku. Usai memberitahu pelaku, korban masuk ke dalam rumah. Korban lupa mengunci stank motornya. Pelaku pun mengetahui bila stir motor tersebut tidak terkunci.

Pelaku masuk kedalam rumah. Sesekali dia melihat kedalam rumah untuk memastikan korban tidak mengetahui aksi kejahatannya. Setelah dipastikan korban masih berada didalam rumah, pelaku menuntun motor korban.

Korban memang tidak mengetahui aksi pencurian itu. Namun keponakan korban melihat saat pelaku menuntun motor keluar rumah. Tidak mau pamannya menjadi korban pencurian, keponakan korban langsung berteriak.

Warga sekitar mendengar teriakan keponakan korban. Warga pun beramai-ramai mengejar pelaku, warga langsung memberikan bogem mentah pada pelaku.

“Saat itu ada polisi yang patroli di lokasi. Pelaku dan barang buktinya kami bawa ke Mapolsek,” pungkasnya (Don)

JAKARTA [SIGAP88.COM] Sejumlah langkah disiapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait mangkirnya Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Budi Gunawan (BG) dalam pemeriksaan perdananya sebagai tersangka penerima gratifikasi, Jumat (30/1/2015). Salah satunya penjemputan paksa.

“Sesuai KUHAP, jemput paksa akan dilakukan jika dua kali panggilan, dan dua-duanya tidak dipatuhi, maka ada kemungkian dijemput paksa,” tutur Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, kepada wartawan, Minggu (1/2/2015).

Namun, kata Priharsa, keputusan ada di tangan penyidik KPK. “Itu kewenangan penyidik,” ucapnya.

Menurutnya, penyidik telah menelaah konfirmasi ketidakhadiran BG termasuk alasan-alasannya yang disampaikan BG secara lisan melalui Divisi Hukum Mabes Polri. Nantinya, akan disimpulkan apakah alasan serta cara yang dilakukan untuk mengonfirmasi ketidakhadiran BG itu tergolong patut atau tidak.

“Jika penyidik menyatakan konfirmasi ketidakhadiran BG tergolong tidak patut, maka akan dilayangkan surat panggilan kedua. Sebaliknya, jika dinyatakan patut, KPK akan melayangkan panggilan ulang,” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, Jumat (30/1/2015), kuasa hukum BG, Razman Arif Nasution memaparkan, ada tiga alasan kliennya menolak panggilan KPK. Pertama, belum pernah menerima surat resmi penetapan tersangka dari KPK.

Kedua, surat pemanggilan pemeriksaan diserahkan begitu saja ke kediaman BG tanpa tanda terima. Lalu, ketiga, pemanggilan dianggap mengangkangi proses praperadilan yang tengah ditempuh BG.

Priharsa lantas membantah tidak adanya tanda terima untuk surat pemanggilan BG. Berdasarkan informasi yang dia terima dari penyidik, surat panggilan untuk BG diantarkan pihaknya ke empat lokasi sekaligus: Kantor Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol), Mabes Polri, rumah dinas, dan rumah pribadi Budi Gunawan. “Ada tanda terimanya,” tandasnya.

Sementara, mengenai surat penetapan tersangka yang belum disampaikan ke BG, menurut Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi Sapro Prabowo, hal itu memang selama ini tidak pernah dilakukan oleh penyidik KPK.

“Nanti status itu (tersangka) akan ada tertera pada surat panggilan pemeriksaan,” katanya, Jumat (30/1/2015).

Mengenai alasan praperadilan, Johan berpendapat, untuk melakukan pemeriksaan terhadap seorang tersangka, penyidik tak perlu menunggu proses praperadilan selesai. 


“Praperadilan itu kan tidak menghentikan proses penyidikan. Nanti kalau sudah ada putusan dari pengadilan, baru bisa ada ketentuan untuk menghentikan penyidikan yang berjalan,” imbuhnya.

Sedianya, KPK memeriksa BG, Jumat (30/1/2015), sebagai tersangka penerima gratifikasi dan transaksi-transaksi mencurigakan. Namun dengan beberapa alasan yang dikemukakan pengacaranya, eks Kapolda Bali itu menolak memenuhi panggilan.

BG diduga terlibat dalam transaksi-transaksi mencurigakan sejak menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi Sumber Daya Manusia di Mabes Polri dan jabatan lainnya di Mabes Polri sepanjang periode 2003-2006.Atas perbuatannya itu, bekas ajudan Presiden kelima Megawati Soekarnoputri tersebut disangka melanggar pasal 12 huruf a atau b, pasal 5 ayat 2, pasal 11, atau pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.(PK/Jack)

SURABAYA[SIGAP88.COM] Unit Reserse Kriminal Polsek Wiyung Surabaya, berhasil meringkus kawanan pelaku curat(pencurian dengan pemberatan) antar kota antar propinsi diwilayah Jl. Wiyung Surabaya. 

Dalam pangkapan tersebut tiga tersangka diringkus yakni Darsono (55) warga Pasar Minggu Jakarta Selatan,Edi Santoso (45) warga Bandar Lampung,Teguh (30) warga Lampung Tengah.

"Sebenarnya ada lima, namun dua orang  berhasil kabur saat penangkapan," kata Kapolsek Wiyung, Kompol Hariyono.Minggu,(1/2/2015)

Dikatakan Hariyono, para pelaku ini terjaring saat ada operasi cipta kondisi di wilayah Jl. Wiyung Surabaya.

"Anggota lantas mencurigai ada mobil avanza berplat palsu. Langsung anggota menghentikannya. Bukannya mereka berhenti, saat dihentikan mereka keluar mobil dan langsung kabur." ujarnya


Dia menambahkan tiga berhasil ditangkap anggota dan dua berhasil kabur. "Mereka ini ternyata dari pengakuannya, tidak saja beroperasi di Surabaya dan Sidoarjo,mereka juga beraksi dibeberapa kota di wilayah Pulau Jawa. Hasil kejahatan mereka dibawa di Jakarta dan sasarannya adalah rumah kosong,"sambungnya.

Sementara itu, dalam penangkapan ketiganya berhasil diamankan barang bukti antara lain, 1 buah mobil Avanza, beberapa plat nomor palsu, beberapa linggis dan kunci T dan beberapa jenis obeng.(Don)

SIDOARJO [SIGAP88.COM] Sebuah mobil Alphard warna hitam nyelonong ruang lobi terminal dua Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Akibat insiden tersebut, tiga orang dikabarkan mengalami luka-luka.

Informasi awal insiden kecelakaan ini ramai dijejaring sosial. Insiden tersebut terjadi sekitar Pukul 21.45 WIB.

"Kecelakaan di T2 Juanda, mobil Alphard hitam tabrak Toyota Camry lalu naik dan masuk ke ruang tunggu. sopir Alphard diketahui bernama Muji Slamet." ujar Yanto saksi mata Minggu (1/2/2015).

Yanto menjelaskan "sopir mobil Toyota Alphard L 52 SL nyaris keroyok sejumlah sopir taksi dan travel bandara setelah mobil yang dikendarainya menabrak ruang tunggu T2 Bandara Internasional Juanda" imbuhnya

Meski tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun tiga orang yang kebetulan berada di ruang tunggu mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru, Sidoarjo.

“Saat hendak diminta meninggalkan lokasi parkir oleh petugas keamanan bandara, diduga kaki pengemudi mengalami kram dan salah injak pedal rem ke pedal gas, sehingga mobil mendadak melaju dengan kecepatan tinggi,” ungkap Yanto.

Hingga senin dini hari, pengemudi masih menjalani proses pemeriksaan Polisi Militer TNI AU dan Polres Sidoarjo di Posko Avsec Terminal 2 Bandara Juanda

Seperti diketahui, kejadian nyelonongnya mobil Alphard ke terminal 2 Bandara Juanda bukan kali ini terjadi. Sekitar Mei tahun lalu, mobil dengan merk sama juga diketahui menabrak terminal 2. Dalam kecelakaan itu, seorang balita tewas tertabrak.(Han)

SURABAYA[SIGAP88.COM] Arus Petikemas Internasional di PT.Terminal Petikemas Surabaya (TPS) tahun 2014 mengalami peningkatan 2% dibandingkan tahun 2013. Tahun ini Arus Petikemas Internasional mencapai 1.206.641 Twenty Foot Equivalent Unit (TEUs), sedangkan tahun lalu mencapai 1.177.530 TEUs.

Dalam jumpa pers, Jumat(30/1/2015), Erika Palupi, mengatakan, di tahun 2014 arus petikemas domestik mengalami penurunan, dari 188.087 TEUs pada 2013 turun menjadi 161.756 TEUs di 2014. Meski mengalami perbedaan dalam skala domestik dan internasional, namun secara keseluruhan arus petikemas di TPS tumbuh sebesar satu persen, dari 1.356.617 TEUs pada 2013, menjadi 1.368.397 TEUs di 2014.

“Meningkatnya arus petikemas internasional terjadi karena sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur sebagai pintu perdagangan di wilayah Indonesia bagian timur. Jika pertumbuhan ekonomi meningkat otomatis akan berdampak pada meningkatnya arus petikemas internasional.”paparnya.

Legal Commercial Manager PT TPS itu, menjelaskan pihaknya merencanakan akan mengeruk kolam dermaga guna memperbesar arus petikemas domestik dan mempertahankan kedalaman pada program 2015. 


"Pengerukan sebenarnya sudah dilakukan bertahap dan terakhir Desember 2014, namun tahun ini masih akan tetap dilakukan, sekarang kolam dermaga domestik memiliki kedalaman 4 meter dan ke depan akan diperdalam hingga mencapai 7 meter di dermaga sepanjang 150 meter " terang Erika, didampingi Kepala Humas PT TPS, M. Sholeh.

Sementara, M.Sholeh menambahkan,tak hanya mengeruk kolam dermaga saja yang dilakukan oleh PT.TPS, ada tiga craine petikemas (container crane) internasional yang dioperasikan ke domestik.


"PT.TPS juga melakukan perbaikan landasan lapangan penumpukan dan pengerasan jalur RTG, seluruhnya dalam rangka memperbaiki lalu lintas, baik lalu lintas alat maupun RTG yang pada akhirnya membuat layanan lebih aman dan cepat. Serta pembenahan alat secara berkesinambungan, termasuk pembelian 5 unit ITV baru.”jelasnya.(Han/don)

SURABAYA[SIGAP88.COM] Sebanyak 13 anak buah kapal (ABK) selamat dari musibah tenggelamnya Kapal Karya Utama 2 di 40 mil wilayah Perairan Masalembo.

Informasi yang didapat, Kapal yang ber GT 96 dinahkodai Syamsuddin memuat 204 ekor sapi dan 750 ekor kambing bersama 13 ABK.

Kapal berlayar dari Situbondo menuju Banjarmasin sejak Jumat (2/1/2015) malam.

Rupanya ditengah perjalanan mengalami kerusakan dan tenggelam. Kapal tersebut tenggelam pada Sabtu (3/1/2015) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam peristiwa itu, beruntung ada kapal asing berbendera Panama, MV Vodas Peso Adores yang sedang melintas menuju Papua Nuegini, memberikan pertolongan kepada semua awak kapal KLM Karya Utama 2, Senin (5/1/2015), pukul 17.00 WIB.

Walaupun dalam penyelamatan itu satu orang dari ketiga belas awak kapal tersebut tidak diketahui keberadaannya hingga kini. Hal ini diungkapkan Capt. Labani, Nakhoda KM Labobar milik PT.Pelni saat ditemui selepas membuat berita acara evakuasi dua ABK yang dibawanya dari tengah laut, Selasa (6/1/2015) di kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya


"Setelah melalui kontak radio dengan MV Vodas, dua ABK KLM Karya Utama 2 yang sudah berpelampung itu diterjunkan ke laut dengan pengait tambang untuk mengambil posisi mengapung-apung. Setelah itu dengan jarak aman kami menurunkan alat untuk mengevakuasi ke kapal labobar sekitar pukul 22.25 WIB," tutur Labani. 

Kedua ABK KLM Karya Utama 2 yang berhasil dibawa kapal pelni itu, Ahmad Gofi (21) warga Bangkalan Madura dan I Ketut Lopeng (40) warga Jembrana Bali. Keduanya saat dibawa oleh pihak Kepolisian PolAirud guna dimintahi keterangan lebih lanjut.ujar Labani (Han)