indonesia Indonesia english English
Hari ini:
Headline News:
Nasional
EKONOMI BISNIS
Hukum Kriminal
Nusantara
Regional
Ragam
Gaya Hidup

SIDOARJO[SIGAP88.COM] Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menegur Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang datang terlambat saat peresmian jalur kereta api perintis Sidoarjo-Mojokerto, Kemarin,Senin (24/11/2014).
 

"Sekarang jam berapa? Launching terlambat gara-gara menunggu sampeyan (Anda)," hardik Jonan kepada Saiful saat meninjau bagian dalam KA Jenggala di Stasiun Sidoarjo, Senin. Mendengar itu, Saiful tersenyum dan menjawab, "Siap!"

Sementara dalam acara tersebut Menhub mengatakan bahwa Kereta Perintis Jenggala jurusan Mojokerto-Sidoarjo difungsikan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi massal.

Jonan menyempatkan naik ke KA Jenggala yang akan diresmikan. Mantan Direktur PT KAI tersebut kagum melihat aksesori di kereta tersebut. "AC-nya dingin ya," komentarnya.

Jonan mencoba menarik pegangan untuk penumpang berdiri. Tak lama kemudian, Jonan berpegangan pada besi melintang dan menarik tubuhnya. "Kuat, ya," ujarnya.

KA Jenggala, yang diresmikan merupakan kereta rel diesel (KRDI) buatan PT Industri Kereta Api (PT Inka). Jalur pergi-pulang Sidoarjo-Mojokerto yang dilalui kereta tersebut telah vakum selama 40 tahun dan kini dibuka kembali untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalan raya Sidoarjo arah Mojokerto dan sebaliknya.(SGP/Dhan)

TUBAN [SIGAP88.COM] Ratusan ribu umat Islam tuplek blek dalam acara peringatan haul Sunan Bonang yang tahun ini jatuh pada Kamis (20/11). Tanda-tanda membludaknya pengunjung kegiatan tahunan yang dipusatkan di Alun-Alun Tuban itu sudah tampak sejak dua hari lalu.

Bahkan, saat tahlil kubro pesertanya juga membludak hingga di luar makam. Tak sampai disitu saja sejak Rabu (19/11) kemacetan di sejumlah ruas jalan sekitar makam Sunan Bonang yang terletak di Kelurahan Kutareja, Tuban itu sudah terasa.

“Perkiraan saya, haul tahun ini pengunjungnya lebih banyak dibanding sebelumnya. Mungkin juga bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Tuban ya,” terang Kabag Humas Pemkab Tuban, Teguh Setyabudi.

Sementara itu Bupati Tuban Fathul Huda, Forpimda, Alim Ulama dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya sebelum mengikuti tahlil kubro diarak berjalan kaki dari Pendopo Krida Manunggal dan iringi tetabuhan seni hadrah menuju tempat tahlil kubro.

Dalam kesempatan itu Bupati Tuban, H. Fathul Huda menyampaikan rasa syukur kembali bisa dipertemukan dengan haul Sunan Bonang.

“Dengan memperingati haul kita kembali melihat perjuangan beliau dalam menyebarkan agama Allah di Tanah Jawa ini. Sunan Bonang adalah salah satu Wali Allah yang paling disegani dari Wali Songo yang lainnya,” terang Bupati Faqthul Huda.

Ditambahkan, dalam berdakwah Sunan Bonang atau Raden Makdum Ibrahim sering mempergunakan kesenian rakyat untuk menarik simpati masyarakat, yaitu berupa seperangkat gamelan yang disebut Bonang. Bonang itu jika ditabuh langsung Sunan Bonang alunan nadanya sangat menyentuh perasaan.

“Ini sebagai bukti jika Mbah Bonang merupakan wali yang sangat senang dengan kesenian,” tambah bupati. Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan haul Sunan Bonang didahului banyak kegiatan, seperti sunatan masal, pertemuan Alim Ulama di Masjid Astana Sunan Bonang dan Tahlil Kubro.(Bib)

JAKARTA[SIGAP88.COM] Front Pembela Islam (FPI) bakal menggelar apel akbar dengan agenda jihad konstitusional untuk melengserkan Basuki T Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Aksi FPI ini akan dilakukan besok pada tanggal 1 Desember 2014.

"Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) akan gelar apel akbar jihad konstitusional untuk lengserkan Ahok dan tolak kenaikan BBM dengan long march dari HI-DPRD-Balai Kota DKI Jakarta. Pada hari Senin 1 Desember 2014, jam 08.00 WIB s/d selesai," tulis di situs resmi FPI, Jakarta, Kamis (20/11).

Keputusan tersebut diambil setelah FPI menggelar Musyawarah Masyarakat Jakarta (GMJ) pada Rabu (19/11). Mereka menilai sikap Jokowi yang merakyat (Menyengsarakan Rakyat), dimana Jokowi tidak peduli terhadap aspirasi rakyat yaitu dengan arogansinya melantik Ahok dan menaikkan harga BBM.

"GMJ akan fokus dan serius dorong KMP di DPRD DKI Jakarta agar segera ajukan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD. Dan secepatnya gunakan hak interpelasi dan hak angket terhadap Ahok yang telah langgar UU serta konstitusi," jelasnya.

Kemudian, GMJ juga akan mendesak DPR RI agar menekan Presiden Joko Widodo untuk segera batalkan kenaikan BBM.

"Ayo, ajak kerabat dan sahabat serta masyarakat sebanyak-banyaknya bersama ulama, habaib, tokoh, ormas, masjid, musholla, madrasah, pesantren dan majelis talim untuk ikut jihad lengserkan Ahok karena Ahok musuh Islam. Allaahu Akbar!" (SGP/MDK)

SAMPANG[SIGAP88.COM] Demo penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Pemerintahan Jokowi-Jk terus mengalir. Kali ini, aktifis HMI dan GMNI Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menggelar aksi penolakan kenaikan BBM.

Aksi yang dimulai dari depan Pasar Srimangunan menuju Kantor DPRD setempat tersebut dalam penjagaan ketat aparat kepolisian. Namun, disaat melakukan orasi di depan kantor dewan, tak satupun dari unsur pimpinan dewan yang menemui mereka.

Mahasiswa merangsek masuk, sehingga terjadi bentrok dengan aparat keamanan pun tidak terelakkan. Salah seorang mahasiswa, Solehodin, aktivis HMI mengalami bengkak di tangan akibat benturan dengan petugas.

Mereka menggunakan Almamater masing-masing, dan membawa bendera serta poster bertuliskan penolakan kenaikan BBM. Salah satunya, “Kenaikan BBM konspirasi dengan pihak asing”, Jokowi-JK telah mencederai rakyat”.

“Kami tetap akan melakukan perlawanan dengan kenaikan harga BBM yang menyengsarakan rakyat,” teriak Solehodin. Puas berorasi, akhirnya mereka membuabarkan diri dengan pengawalan pihak kepolisian setempat (PM/rof)

MEDAN[SIGAP88.COM]- Personil Detasemen Polisi Militer (Denpom) I Medan mengamankan tiga Jenderal TNI Unifil gadungan dari kawasan Jalan Merak Jingga, kemudian mereka langsung diserahkan ke Mapolresta Medan, Selasa.

Dan Denpom I/5 Medan Letkol CPM Anggiat Napitupulu mengatakan, ketiga jenderal yang ditangkap itu, yakni Jenderal Besar Adityo Bambang Mataram, Letnan Jenderal Syarifuddin P. Simbolon asal Jakarta dan Letnan Jenderal Jemi Mokodonfit asal Manado.

Ketiga jenderal palsu itu, menurut dia, diamankan Senin (17/11) saat petugas Denpom melakukan patroli dan sebelumnya pihaknya juga telah menerima laporan dari masyarakat bahwa ada perwira tinggi berkeliaran dengan menggunakan dinas lengkap.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan ketiga jenderal gadungan itu, bahwa mereka ingin menemui para pejabat di wilayah Indonesia," ujar Letkol CPM Anggiat.Ketiga jenderal gadungan tersebut diserahkan langsung ke Mapolresta Medan oleh Dan Denpom I/5 Medan Letkol CPM Anggiat Napitupulu dan diterima Wakapolresta Medan AKBP Jusuf Hondawan Naibaho.Para jenderal gadungan tersebut langsung diboyong ke ruang Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram Istanto.

Sekitar satu jam diperiksa, akhirnya ketiganya digiring ke ruang penyidikan untuk pemeriksaan lebih lanjut.Ketiga pria tersebut mengaku sebagai Pasukan Pemelihara Perdamaian Dunia di bawah naungan PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan diamankan ke Mako Denpom I/5 Medan.Ketiga pria tersebut mengaku sebagai Pasukan PBB, namun karena gadungan di serahkan ke Polresta Medan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, ketiga jenderal tersebut berada dalam satu mobil dan terjebak kemacetan lalulintas di Jalan Merak Jingga Medan.Lantaran curiga melihat ada perwira tinggi yang melintas tanpa adanya pengawalan khusus, petugas Denpom menghentikan laju mobil yang ditumpangi oleh tiga pria tersebut.Setelah diperiksa, ternyata ketiganya merupakan jendral gadungan yang mengenakan seragam pasukan elite Tentara PBB.

Ketiganya diboyong ke Denpom I/5 Medan untuk dimintai keterangan, dari hasil pemeriksaan dipastikan ketiganya palsu dan tak pernah tercatat sebagai Tentara Unifil PBB.Kemudian juga dicek ke Mabes TNI, dan dipastikan mereka gadungan, maka diserahkan ke Polresta Medan sesuai perintah pimpinan. Seorang tersangka Syarifuddin P Simbolon mengatakan tujuannya datang ke Medan untuk audensi dengan Pangdam I/Bukit Barisan.Simbolon menyebutkan, hal ini adalah kesalah pahaman, dia dan rekannya bukan anggota tentara melainkan organisasi. (SGP-IP)

PAMEKASAN[SIGAP88.COM] Hari Pahlawan 10 November diwarnai aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Puluhan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pamekasan saling dorong dengan aparat kepolisian setempat.

Aksi dorong cukup lama itu menjatuhkan Bripka Kholiq dan nyaris terinjak para pengunjukrasa. Beruntung Bripka Kholiq berhasil diselamatkan polisi yang lain. Saat hendak dibawa masuk ke gedung DPRD Pamekasan, Bripka Kholiq terjatuh lagi di tangga pintu utama gedung wakil rakyat itu.

Pantauan di lapangan menunjukkan, Bripka Kholiq akhirnya didudukkan di sofa ruang tunggu tamu dan didampingi Ketua DPRD Pamekasan, Halili Yasin. Bahkan Bripka Kholiq disodori minuman air mineral agar tenang. Setelah meneguk air mineral, wajah Bripka Kholiq terlihat dibanjiri keringat.

Aksi dorong antara polisi dan mahasiswa terjadi, lantaran mahasiswa tidak sabar menunggu kehadiran pimpinan dewan dan anggota dewan. "Kami minta tak hanya pimpinan dewan saja yang keluar. Tapi seluruh anggota dewan hendaknya keluar menemui kami dan jangan berleha-leha di ruangan ber-AC," seru Mohamad Khafifi, Ketua Cabang HMI Pamekasan, Senin (10/11/2014).

Khafifi meminta seluruh anggota DPRD Pamekasan harus membubuhkan tandatangan di spanduk yang dibawa mahasiswa. "Saya minta seluruh anggota DPRD tanda tangan menolak kenaikan harga BBM. Tada tangan itu akan kami faksimili ke dewan pusat," tandasnya.

Namun, permintaan mahasiswa tak diindahkan anggota dewan. Dari situlah mahasiswa mengancam masuk ke gedung dewan untuk memaksa wakil rakyat keluar. Lantaran tertutup pagar betis polisi, mahasiswa yang memaksa masuk terhalang. Dan terjadilah aksi dorong yang cukup lama hingga menjatuhkan Bripka Kholiq. Hingga pukul 11.30 WIB, aksi demo masih berlangsung.(d/Rof)

NGANJUK [SIGAP88.COM] Insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jl.Barito Kelurahan Mangundikaran Kecamatan Nganjuk, Sabtu (8/11/14) malam sekira pukul 22.30.WIB.

Dua unit sepeda motor beradu hinga memakan seorang korban tewas dan lainnya luka – luka. Sepeda motor Yahama Mio nopol AG 2299 WU yang dikendarai oleh Adi Purnomo (23) berboncengan denga Agus Nur Rahmat (22) warga Desa Jatisari Kecamatan Rejoso menabrak sepeda motor Honda GL Max nopol AG 6554 XC yang dikendarai Riski Dian Prasetya (20) warga‬‬ ‪‪Kelurahan Kramat Kecamatan Nganjuk.‬‬
‪‪
Peristiwa naas itu bermula saat sepeda motor Yamaha Mio berjalan terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan dari arah utara menuju selatan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan sedang sepeda motor Honda GL Max. Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak terelakkan.‬‬
‪‪
Akibat dari kejadian ini, pengendara Yamaha Mio, Adi Purnomo tewas dan teman yang diboncengnya mengalami luka berat. Sedangkan Riski Dian hanya luka ringan saja.‬‬
‪‪
Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Bayu Prasetyo saat dikonfirmasi melalui Kanit Laka, Ipda Roni Andreas membenarkan pihaknya menangani kecelakaan ini.

“Satu orang meninggal dunia dan dua lainnya masih di rawat di RSUD Nganjuk, jasad korban sudah diminta keluarganya untuk dimakamkan, sedangkan dua kendaraan yang terlibat kita amankan untuk proses lebih lanjut,” terangnya (Min)

SURABAYA[SIGAP88.COM] PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur terancam mengalami pemadaman listrik bergilir di sembilan lokasi, hal ini karena kondisi Gardu Induk (GI) yang terpasang di wilayah kerjanya kelebihan beban.

Manajer Area Pengaturan Beban (APB) Jawa Timur, Bambang Warsono mengatakan "Selain itu, upaya kami melakukan pembangunan GI baru di lokasi tersebut juga belum terealisasi," paparnya, Minggu (9/11/2014).

Bambang menjelaskan, keseluruhan titik yang terancam terjadinya pemadaman bergilir hingga dua tahun mendatang seperti Surabaya dan Sidoarjo. Kemudian, di Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pamekasan, Wlingi Blitar, Tulungagung, dan Jombang.

"Padahal dengan membangun GI baru itu, kami yakin bisa menjadi solusi tersendiri. Namun hal itu masih terkendala penolakan masyarakat," katanya.

Bambang mencontohkan, di Surabaya Selatan misalnya, GI Waru, Rungkut, Sukolilo, Ngagel, dan GI Sampang bebannya sudah mencapai 70 persen. Pada dua tahun mendatang, jika pembangunan GI di sekitar Juanda masih belum bisa terealisasi maka dipastikan daerah tersebut akan mengalami pemadaman bergilir.

"Kemudian di Madura dan seluruhnya akan mengalami hal yang sama karena GI Tandes, GI Perak, GI Ujung, dan GI Kenjeran bebannya sudah mencapai 67 persen," katanya.

Sementara, tambah dia, lokasi terparah berada di Jombang. Pihaknya memperkirakan satu tahun mendatang akan terjadi kemadaman bergilir jika pembangunan GI dan SUTT 150 KV di Jombang tidak bisa terealisasi.

"Penyebabnya beban GI Kertosono ke GI Ploso sudah mencapai 80 persen," katanya.

Ia menyebutkan, banyaknya GI dan travo yang mendekati maksimal ini disebabkan karena kenaikan konsumsi listrik masyarakat Jatim. Akibatnya, cadangan kapasitas yang dibangun pada awal semakin minim. Bahkan, butuh adanya investasi dengan membangun instalasi baru.

"Bila dipaksakan, maka jaringan kabel GI akan putus. Dan kalau trafo juga dipaksakan, ya trafo juga akan meledak," katanya.

Meski begitu, lanjut dia, kini GI yang bebannya sudah mendekati maksimal mencapai 20 persen dari total 140 GI yang ada di Jatim. Lalu jumlah trafo yang bebannya sudah melebihi 60 persen, angkanya 50 persen dari total jumlah trafo di seluruh Jatim yang mencapai lebih dari 300 trafo.(ant)

SURABAYA [SIGAP88.COM] PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Dalam rangkaian peringatan hari jadi yang ke-22, menyelenggarakan kompetisi olahraga dan kesenian yang bertajuk Bapor Gathering 2014 pada 6-8 November 2014 di Surabaya.

Gelaran olimpiade mini yang mempertandingkan sepuluh cabang pertandingan ini diikuti oleh kontingen-kontingen yang berasal dari elemen dari cabang pelabuhan, anak perusahaan, Kopelindo III (Koperasi Pelindo III), dan Perispindo (Persatuan istri pegawai Pelindo).

Dalam acara itu mengusung tema “Merajut Semangat Kebersamaan dan Sportivitas untuk Mewujudkan Budaya Perusahaan yang Unggul”.

Agenda tahunan Pelindo III yang berkantor pusat di Surabaya ini. Tahun ini terdapat sedikitnya sembilan cabang olah raga dan seni yang dikompetisikan, meliputi futsal, voli, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, lari marathon, presentasi dan yel budaya perusahaan, serta lomba menyanyi Pelindo III Idol.

Tak hanya itu, sejumlah kegiatan lain seperti lomba menggambar untuk usia SD, festival band, lomba foto untuk pegawai Pelindo III, dan lomba karya jurnalistik untuk insan media.

Pada kegiatan semacam ini kemenangan bukan menjadi hal yang utama, meski hasrat berkompetisi pasti tinggi. Bapor Gathering menjadi bentuk komitmen perhatian perusahaan pada kesejahteraan pegawai dari sisi olahraga dan kesehatan.

Kepala Humas Pelindo III Edi Priyanto menyatakan, “Hak pegawai untuk nyaman dalam bekerja, bahagia, dan sejahtera juga sangat diperhatikan oleh perusahaan. Termasuk rasa sportivitas dalam balutan kebersamaan sebagai satu keluarga besar yang tersebar pada 43 unit kerja di tujuh provinsi wilayah kerja Pelindo III.” paparnya

Dalam upacara pembukaan Bapor Gathering 2014. Direktur utama Pelindo III Djarwo Surjanto bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam acara itu yang berlangsung meriah itu diikuti defile dari 28 kontingen peserta.

Seluruh petugas upacara dan komandan pleton terdiri dari direksi dan pejabat struktural di lingkungan Pelindo III dan anak perusahaannya. Nuansa kampanye implementasi budaya perusahaan Pelindo III (customer focus, care, and integrity) sangat terasa pada perayaan Bapor Gathering tahun ini.

Djarwo melalui sambutannya. “Kita harus berubah, berawal dari hati ke pikiran, lalu ke perilaku. Dengan dimulai dari senyum, kita harus meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan pada pengguna jasa,” pesan Djarwo.

Hal ini tentunya berkaitan dengan semakin tingginya tuntutan perusahaan untuk bersaing di percaturan bisnis global. Untuk persaingan ini, perusahaan membutuhkan sokongan sumber daya manusia yang berkualitas, berpikiran global, serta sehat jiwa dan raganya.

Penyelenggaraan Bapor Gathering 2014 diharapkan dapat mendukung terciptanya iklim kerja yang solild di lingkungan pegawai Pelindo III. Hal ini sangat dibutuhkan guna menyokong komitmen Pelindo III untuk memacu integrasi logistik nasional dan mewujudkan biaya logistik yang terjangkau. Komitmen Pelindo III itu diwujudkan dalam serangkaian proyek pengembangan yang dilakukan di sejumlah cabang perusahaan (Don)