indonesia Indonesia english English
Hari ini:
Headline News:
Peristiwa
Nasional
Hukum Kriminal
Metropolis
Regional
Ragam
Gaya Hidup

Lakukan Tugas Jurnalistik, Wartawan Palestina Ditembak
BRUSSEL[SIGAP88.COM] Federasi Wartawan International (The International Federation of Journalists/IFJ) mengutuk keras aksi pelanggaran dan kejahatan Zionis Israel terhadap wartawan dan media massa Palestina.

Pernyataan kutukan tersebut berkenaan dengan terbunuhnya seorang kameraman Palestina, Khaled Hamad, Ahad (20/7/2014) lalu, Pusat Informasi Palestina (The Palestinian Information Center/PIC) melaporkan, seperti dilansir mirajnews.com.

Federasi yang berbasis di Brussel itu mengutip laporan Sindikat Jurnalis Palestina (The Palestinian Journalists Syndicate/PJS) mengatakan bahwa Hamad (25), bekerja di perusahaan produksi TV, ditembak mati saat melakukan tugas jurnalistik operasi militer Zionis Israel di kawasan Shujaiyah, timur Gaza.

Federasi Wartawan IFJ juga mengungkapkan, pasukan militer Zionis Israel, juga membombardir rumah seorang wartawan Mahmoud Al-Louh, yang bekerja di stasiun radio Al-Ashab. Sementara juru kamera Kareem Tartouri dilaporkan terluka dalam serangan Israel lainnya.

“Kami memberikan rasa hormat kami kepada para keluarga, teman dan kolega dari Khaled Hamad yang meninggal saat melakukan tugasnya untuk memastikan bahwa kebenaran disampaikan,” kata Presiden IFJ, Jim Boumelha.

Menurutnya, apa yang terlihat di Gaza sangat mengejutkan dan mengerikan. Para wartawan seharusnya diperbolehkan melaporkan apa yang terjadi, dan tidak menjadi target tentara untuk melaksanakan tugas mereka,” tambah Jim Boumelha.

IFJ menyerukan Zionis Israel menghormati hak-hak dan kebebasan media Palestina.

Sebelumnya, PJS secara rinci melaporkan segala pelanggaran dan kejahatan terhadap para jurnalis Palestina selama agresi Israel ke Jalur Gaza baru-baru ini, Kantor Berita Palestina WAFA melaporkan.

PJS menyatakan, perang yang sedang berlangsung di Gaza saat ini terjadi eskalasi pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan penjajah Zionis Israel terhadap para jurnalis Palestina dan berbagai media massa.

Beberapa insiden menunjukkan bahwa pasukan penjajah Israel telah sengaja menargetkan wartawan terlepas dari mana kewarganegaraan mereka, atau bahkan saat sedang mengenakan tanda pengenal yang membedakan mereka sebagai wartawan.

PJS mengatakan, tindakan pasukan penjajah Zionis Israel itu dianggap sebagai pelanggaran yang jelas dan sistematis dengan aturan hukum Humaniter dan standar HAM Internasional, yang menyatakan “setiap orang memiliki hak atas kebebasan berpendapat dan berekspresi “, hak untuk menerima dan menyalurkan informasi kepada orang lain melalui media, tanpa batasan, dan hak untuk mengakses informasi.

PJS melaporkan, jumlah total pelanggaran Zionis Israel terhadap wartawan selama agresi di Gaza adalah 13 orang, termasuk seorang wartawan meninggal dunia, lima luka-luka dan pemboman satu mobil, dua rumah dan empat kantor Media; berikut menggambarkan secara rinci, pasukan penjajah Zionis Israel melanggar kebebasan pers selama agresi di Gaza:

Pada 8 Juli 2014, seorang jurnalis Yaqup abu Ghalwa terluka selama pemboman Zionis Israel di rumah keluarga Al-Kawar’e di Khan Younis City.

Pada 9 Juli 2014, wartawan Hamdy Shehab, bertugas untuk Media 24, meninggal dunia saat mobilnya dibom jet tempur Israel di jantung Kota Gaza. Pada waktu yang sama,seorang wartawan Mahmoud Al-loh terluka pada kakinya akibat pecahan roket Israel.

Sementara rumah seorang wartawan Buthayna Ishtawi hancur total dan kantor Media milik Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Kota Gaza hancur sebagian oleh serangan jet tempur Israel.

PJS mengutuk keras kejahatan sedang berlangsung yang dilakukan oleh pasukan penjajah Zionis Israel terhadap penduduk Gaza, yang sejauh ini mengakibatkan lebih dari 524 warga meninggal dunia dan melukai lebih dari 3300 warga, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Selain itu, agresi Zionis Israel juga menyebabkan penghancuran puluhan rumah, lembaga-lembaga publik dan gedung-gedung pemerintah.

PJS menyerukan kepada Persatuan Wartawan Internasional dan Persatuan Wartawan Arab untuk mengutuk serangan biadab tersebut, yang dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap semua konvensi internasional, dan menekan pemerintah Zionis Israel menghentikan segala kejahatan tersebut.(SGP/Don)

SURABAYA [SIGAP88.COM] Kesungguhan pihak pemerintah dan pihak terkait guna menegakkan peraturan pembongkaran sapi yang sesuai aturan yang berlaku telah dilawan oleh mafia  pengusaha pembongkaran sapi di Tanjung Perak.

Pasalnya sampai detik ini masih saja berlangsung meski larangan Otoritas Pelabuhan melalui Surat Edaran. SE No. 003/02/20/OP-TPR-13, serta Sidak Dinas Peternakan, Himbauan APBMI, dan tanggapan Majelis Ulama Indonesia kota Surabaya yang sedang mengkaji untuk keluarkan fatwa.

Berbagai pihak telah berupaya untuk menertibkan tatacara pembongkaran sapi di Tanjung Perak, dan kenyataannnya para pelaku usaha baik pedagang sapi, pelayaran, maupun PBM memilih jalan pintas menghalalkan segala cara untuk memenuhi Salah satu perusahaan pelayaran dan perusahaan bongkar muat, PT Namsurya Citra Line (NCL) Dan PT Pelita Darma Samudra (PDS) sudah terkenal sebagai pihak yang intens melakukan kegiatan tersebut. Ironisnya perusahaan tersebut tidak merasa berdosa melakukan hal keji memperlakukan hewan tidak sesuai kesejahteraan hewan.

Alasan yang klasik tetap saja digunakan sebagai pembenaran dalam memuluskan kegiatan ilegalnya. Meski surat edaran terkait aturan pelaksanaan pembongkaran hewan ternak sudah dikeluarkan oleh kantor OP Utama Tanjung Perak.
Dalam sekali pelayaran Kapal KM Multi Karya I dari Kupang NTT bisa mengangkut sapi sebanyak tiga hingga empat ratusan ekor.

Ketika hal itu di konfirmasikan pada Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung perak Surabaya melalui Kahumas Heru Suprapto, by phone secara tegas mengatakn kalau bentuk pembongkaran seperti itu tidak diperbolehkan, Kan sudah ada edarannya," pengawasan itu sudah dilakukan, tapi kalau dilapangan masih saja terjadi, ya pengusahanya yang ndablek ",ujarnya..


Sebagai masyarakat, Afriono Kepala Bidang Pengawasan dan Monitoring LSM JP LiMa akan juga menyampaikan masalah ini kepada wakil rakyat di dewan, " Dewan harus juga tahu hal ini, manakala pihak terkait sudah merespon kok pengusaha masih mokong ",keluhnya.

" Kami akan melayangkan surat pengaduan kepada Gubenur dan DPRD Jatim, mengingat sapi-sapi kan sifatnya transit untuk Jakarta ",tegasnya. 


Dari investigasi dilapangan sigap88.com menemukan metode pembongkaran yang digunakan rata-rata satu rentang waktu yang tidak lama dan sangat rapi begitu selesai langsung dibersihkan baik sampah maupun bambu-bambu pagar penghalang sapi itu, sehingga kegiatan itu akan terhindar dari jangkauan kontrol dari pihak OP.

Efektif tidaknya surat edaran yang dikeluarkan OP itu tergantung kesungguhan dan ketegasan dari insan pemegang kuasa yang telah ditunjuk baik dilapangan maupun pembuat kebijakan berkenaan pemberian ijin pembongkaran dari kantor Otoritas Pelabuhan Utama tanjung Perak secara sungguh-sungguh sesuai tupoksinya.

“Perlunya pemberian sanksi kepada para pelaku secara intern OP maupun berkoordinasi dengan pihak yang terkait sangat dibutuhkan sebagai pemberian efek jera atas perilaku yang tidak hewanisasi” tegas Afriono (Don)


KEDIRI[SIGAP88.COM] Diduga melakukan aksi pemerasan terhadap guru, oknum wartawan asal Surabaya, Jawa Timur ditangkap petugas Buru Sergap (Buser) Polres Kediri Kota.

Pelaku  diketahui bernama Ragil Krisdianto itu diduga meminta uang dengan melakukan ancaman apabila menolak, maka akan mengekspos foto korban bersama seorang wanita.


Data dari Polres Kediri Kota, pelaku asal Pakis Gunung 18 Surabaya. Sementara korban pemerasan bernama Muchamad Ridwan (45) guru asal Jalan Dr. Saharjo Gg IX/6 RT 19/RW 4 Kelurahan Campurejo Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.


Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Siswandi , Kamis (19/06/2014)mengatakan, pelaku mengaku berasal dari sebuah media massa dari Surabaya. Pelaku diamankan, setelah polisi menerima laporan dari korban. 


"Pelaku menunjukkan foto perempuan didekat mobil korban saat parkir di pinggir jalan. Foto itu akan diekpos di media masa pelaku. Namun, apabila korban bersedia memberikan uang, maka pelaku tidak memuat foto tersebut," ujar AKP Siswandi.

Kasus ini bermula saat hari Selasa (17/6/2014) pukul 16.00 WIB, korban memberikan uang sebesar Rp 500 ribu kepada pelaku. Kemudian, esok harinya, Rabu (18/6/2014) pukul 14.00 WIB korban memberikan uang lagi Rp 2 juta. Sehingga totalnya menjadi Rp 2,5 juta.

 

Karena menjadi korban pemerasan, akhirnya korban melapor ke Polres Kediri Kota. Petugas Buser kemudian melacak keberadaan pelaku. Petugas akhirnya berhasil menciduk pelaku saat berada di sekitar Alun-Alun Kota Kediri.

Saat dikonfirmasi pelaku, tidak mau menjawab. " Saya tidak mau menjawab," kata pelaku di Kantor Polres Kediri Kota.


Sementara itu, dari tangan pria 32 tahun itu, petugas mengamankan, beberapa barang bukti diantaranya kartu pers, kwintansi, stempel dan tas serta kartu ATM. Kini pelaku mendekam di sel tahanan Polres Kediri Kota guna mempertanggujawabkan perbuatannya(Mia)

SURABAYA[SIGAP88.COM] Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surabaya bakal mengkaji cara pembongkaran hewan sapi di pelabuhan Tanjung Perak yang masih mengunakan pengantungan sapi dengan tambang.

Selama ini MUI Surabaya tidak mengetahui jika cara yang dilakukan pengusaha hewan sapi dengan jalan melanggar kaidah aturan yang ada. Sosialisasi terkait beberapa hal perlakuan terhadap hewan yang akan dikonsumsi sudah dilakukan bahkan secara nasional-pun oleh MUI.

”Wah, kami baru tahu kalau sapi itu bukan diperlakukan secara kesrawan “,tutur Munif Sekretaris MUI Kota Surabaya dengan nada kaget.ketika dikonfirmasi, Rabu (18/6/2014).

Dalam pelaksanaan pembongkaran sapi dilapangan, masih terlihat arogansi pengusaha dalam pelaksanaan pembongkaran hewan sapi dari Nusa Tenggara di pelabuhan Tanjung Perak nampaknya tidak bisa hanya dilakukan pengawasan saja oleh petugas Otoritas Pelabuhan, pasalnya cara mereka melakukan pembongkaran seperti cara-cara mafia, ini terbukti pembongkaran yang dilakukan perusahaan pelayaran PT Suntraco Intim Transport (SIT) melalui perusahaan bongkar muatnya (PBM) sengaja melakukan pembongkaran malam hari untuk menghindari pantauan dari petugas.

Kegiatan ini terjadi untuk kesekian kalinya dilakukan oleh perusahaan pelayaran PT SIT melalui PBM Suntraco Eka Pertiwi, dimana sebelumnya kapal KM Sakura 09 melakukan pembongkaran, kini KM Calypso melakukan hal yang sama membongkar sapi dengan cara digantung tambang, Senin malam (16/6/2014).

Modus pelanggaran aturan itu mulai dilakukan sekitar pukul 22.00 Wib, walau pada awalnya sekira pukul 18.15.Wib sapi dibongkar melalui penggiringan langsung ke truk pengangkut, namun setelah malam datang barulah melakukan kegiatan pengangkatan sapi dengan mengunakan sling.

Fatwa terkait pengantungan sapi akan dikeluarkan

Guna memberikan kepastian kegiatan pembongkaran sapi di pelabuhan Tanjung Perak yang marak terjadi dengan pengantungan, MUI kota Surabaya akan melakukan kajian khusus, baik melakukan sidak secara langsung di lapangan maupun kaidah secara syar’I yang nantinya akan dikeluarkan fatwa terkait dengan hal tersebut.

MUI kota Surabaya memandang perlu menangani kasus ini secara serius agar kegitan itu tidak berulang-ulang dilakukan, perhatian itu secepatnya akan dilakukan agar jangan sampai menimbulkan keresahan bagi umat.” Kami akan turun langsung ke pelabuhan guna kepentingan kajian “,tegas Munif.

Dilain pihak, Afriono Kepala Bidang Monitoring dan Pengawasan LSM Jurnalis Peduli Lingkungan Maritim. mengatakan perihal pelaksanaan pembongkaran hewan sapi dengan cara mengantung ini, pihaknya akan mengambil sikap demi masyarakat menyurati pihak terkait sampai di pusat,” Sapi ini kan nantinya dikirim ke Jakarta, ya sudah barang tentu orang pusat juga harus tahu kasus ini “,tegasnya.

Dari pantauan wartawan dilapangan terindikasi susahnya aturan pelarangan bongkar sapi dengan mengunakan metode digantung sulit ditegakkan karena antara pengusaha,PBM,dan Karantina saling 'main mata', dan ditambah lagi kurangnya pengawasan oleh Otoritas Pelabuhan, Karantina, dan Dinas Pertenakan Provinsi Jawa Timur melakukan sidak di lapangan.

Kelemahan sistem pengawasan ini sangat memprihatinkan, hal ini harus ada perhatian juga dari Dewan Jatim," Kami akan coba adukan pada DPRD Jatim agar ada solusi dari carut marutnya pembongkaran sapi itu ",pungkas Afriono.(Don)

" Keluarkan Beras Turun Mutu,  Sub Bulog Bojonegoro Dipertanyakan Terkait Anggaran Perawatan "
SURABAYA [SIGAP88.COM] Beras yang dipasok oleh sub Badan Urusan Logistik (Bulog) Bojonegoro yang dikirim ke daerah Sibolga Sumatra Utara dengan menggunakan trasnportasi laut KM Tunas Dua beberapa hari lalu nampaknya sudah diamini oleh Divre Bulog Jawa Timur (Jatim), hal ini terbukti kapal yang mengangkut 3000 Ton beras masyarakat miskin (Raskin) itu mulus berlayar tanpa adanya pemeriksaan lanjutan.

Sub Bulog Bojonegoro untuk kedua kalinya dalam kurun waktu tiga bulanan mengirimkan beras mutu rendah dan sudah berwarna mangkak, kotor, berkutu, dan apek. Dimana sebelumnya dengan tujuan Dumai, kini giliran Sibolga dihujani beras yang memprihatikan, nampaknya Sumatera menjadi sasaran empuk oleh oknum bulog yang tidak bertanggung jawab.

Kurangnya kesungguhan memperhatikan kwalitas beras yang akan dikirim keluar dari Bojonegoro itu menimbulkan pertanyaan besar, bahwa apa mungkin program perawatan beras yang dijadwalkan bulog tidak dilakukan ?, atau juga memang sengaja tidak dilakukan, tapi anggaran yang ada disalagunakan ?

Terkait dengan hal itu, awak media ini mencoba konfirmasi dengan Kahumas Divre Bulog Jatim, Julia Herawati melalui selulernya, namun yang bersangkutan hanya menyampaikan lewat pesan singkat,” Sorry masih diluar kota. Nanti kalo sdh datang akan sy konfirmasikan dulu datanya “,katanya.

Sedang konfirmasi sebelumnya juga dibalas dengan cara yang sama,” Selamat malam pak Rudy.. Informasi anda sedang dikonfirmasikan “,ujar Julia.

Melihat tanggapan dari Divre Bulog Jatim atas kecerobohan sub Bojonegoro seolah apa yang dilakukan jajarannya syah dibenarkan, dan seakan tutup mata dengan apa yang terjadi, serta terkesan melindungi.

Rata-rata permasalahan itu terjadi karena sub bulog mengunakan vilial atau gudang diluar bulog, kebiasaan yang sudah berjalan lama ini tentunya perlu perbaikan agar kwalitas standart beras bulog dapat dijamin mutunya meski itu diperuntukkan untuk masyarakat kalangan bawah (miskin) dengan harga murah.

Sudah seharusnyalah walau beras itu murah harganya tapi jangan juga mutunya murahan, ibarat kata “ Masyarakat yang nggak mampu ini sudah nasibnya jatuh ketiban tangga pula “,ujar Afriono, Kepala Bidang Monitoring dan pengawasan LSM JP LiMa.

Saat awak media ini bersama LSM JP LiMa melihat dilapangan mendapatkan nama gudang pengirim dari salah satu pekerja yaitu UD Barokah.” Beras ini keluar dari sana mas “,akunya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Roby pemeriksa Balai Karantina Tumbuhan menjelaskan juga dilapangan ada penyimpangan dari yang telah dilakukan pengecekan karantina, bisa saja beras yang dikirim bukan yang telah diperiksa,” Setiap pemeriksaan beras di gudang berdasarkan permintaan dari bulog “,jelasnya, Selasa (17/6/2014).

Lanjut Roby, nanti akan kami koordinasikan terkait kejadian yang berulang ini,” Karantina hanya memberikan sertifikasi hamanya pada beras terperiksa, kalau ada yang lain tanggung jawab bulog “,imbuhnya

Mandulnya divre bulog jatim dalam menangani pengawasan terhadap sub kerjannya sangatlah memprihatikan, LSM JP LiMa sebagai bagian dari masyarakat akan mengadukan ke pihak terkait,” Wakil rakyat juga harus tahu masalah seperti ini “,terang Afriono (Don)

SURABAYA[SIGAP88.COM] Lokalisasi Dolly Surabaya, Rabu (18/6/2014) malam resmi ditutup. Warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya yang berada di lingkungan lokalisasi Dolly telah resmi membacakan deklarasi pengalihfungsian wisma dan alih profesi bagi wanita harapan, di Gedung Islamic Centre, Jl. Raya Dukuh Kupang.
 

Deklarasi itu telah dibacakan dan telah ditandatangani oleh 107 orang warga Putat Jaya pada 18 Juni 2014 tepat pukul 20.00 dihadapan Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Dalam sambutannya, Menteri Sosial sangat mengapresiasi keberanian Pemkot Surabaya, di bawah komando Tri Rismaharini menutup lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara.

"Saya sangat mengapresiasi Pemprov Jawa Timur dan bupati, khususnya Kota Surabaya yang telah menutup lokalisasi. Hari ini, kita telah mengukir sejarah dengan penutupan lokalisasi di Surabaya. Yang saya dengar, usia Dolly sudah 100 tahun. Dan sekarang kita ucapkan Innalillahi wa Innailahiroji'un dengan matinya Gang Dolly," kata Salim dalam pidatonya,
Berikut isi deklarasi yang dibacakan warga secara serempak di atas mimbar.

“Kami warga masyarakat Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya berkeinginan agar :

1. Wilayah Keluarahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan menjadi wilayah yang bersih, sehat, aman, tertib dan bebas dari lokalisasi protitusi.

2. Wilayah Keluarahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan menjadi wilayah yang bermartabat, dengan membangun usaha perekonomian yang sesuai dengan tuntunan agama, dan peraturan yang berlaku.
 

3. Kami memohon kepada aparat berwenang untuk menindak secara tegas para pelaku kejahatan perdagangan orang, perbuatan asusila, dan penggunaan bangunan untuk perbuatan makhsiat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Wilayah Kecamatan putat Jaya, Sawahan menjadi wilayah yang maju, aman dan tertib, dengan bimbingan dan perhatian aparat kemanan dan Pemerintah Kota Surabaya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah pusat.

Sementara dalam acara deklarasi yang diikuti 107 warga lokalisasi itu, secara simbolis Mensos memberikan bantuan melalui Wali Kota Tri Rismaharini. Bantuan itu sejumlah Rp 7.313.000.000 untuk 1.449 PSK. Sedangkan untuk keluarga rentan atau mucikari, diberikan bantuan Rp. 1.550.000.000 kepada 311 orang.

Sejumlah uang itu diwujudkan dalam bentuk nomor rekening tabungan. Selanjutnya, buku tabungan, secara simbolik diberikan Risma kepada empat orang perwakilan PSK dan keluarga rentan.(Han)

SURABAYA[SIGAP88.COM] Hari ini, Rabu (18/6/2014)bakal menjadi hari yang bersejarah bagi warga kota Surabaya dan dunia prostitusi. Pasalnya, lokalisasi yang konon terbesar di Asia Tenggara, yakni lokalisasi Dolly, akan ditutup oleh pemerintah Kota Surabaya.

Mulai hari ini, Kota Pahlawan ini ingin mengubah sebutan kota seribu Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan kota budaya. Wali Kota Tri Rismaharini menginginkan, saat orang berbicara soal Surabaya, bukan lokalisasinya yang disebut-sebut, tapi budayanya. Surabaya yang memelihara budaya positif warganya.

Penutupan Dolly, adalah cerita akhir upaya Risma membersihkan Surabaya dari lokalisasi. Sebelumnya, tiga titik lokalisasi sudah ditutup sejak akhir 2013, oleh Risma, yaitu lokalisasi Dupak Bangunsari, Moroseneng, dan Sememi.

Sementara itu, massa penentang penutupan lokalisasi Dolly mulai memblokade akses masuk menuju tempat lokalisasi Dolly-Jarak, Rabu, (18/06/2014). Ratusan massa berdiri berkumpul menutup jalan sehingga kendaraan harus memutar mencari jalan lain.

Puluhan massa berkaos dan berbandana hitam bertuliskan "Tolak Penutupan Lokalisasi" berjaga di ujung Jalan Girilaya.

Sekumpulan massa juga memblokade akses masuk ke Jalan Jarak, Jalan Kupang Gunung, Gang Dolly, dan Jalan Banyu Urip Wetan. Mereka tergabung dalam Front Pekerja Lokalisasi (FPL) dan Barisan Bintang Merah.

Salah seorang anggota FPL, Suradi, mengatakan aksi blokade mulai berlangsung pukul 06.30 WIB. "Kami blolade jalan masuk ke lokalisasi," katanya.

Menurut Suradi, massa ingin menghadang masyarakat luar yang ingin memperkeruh situasi. Mereka juga mencegah masuknya pihak-pihak yang ingin memprovokasi keadaan, termasuk menghadiri deklarasi penutupan, Rabu, 18 Juni 2014 pukul 19.00 WIB. (Han)


Oleh : Sri Harmiati [SIGAP88.COM] Beberapa hari ke depan, kaum muslim di seluruh dunia bakal menyambut kehadiran bulan suci Ramadhan. Bulan yang penuh hikmah itu selayaknya memotivasi kaum muslim pada khususnya untuk lebih khusyu’ lagi dalam beribadah. Menyambut Ramadhan itu termasuk salah satu bentuk pengagungan kalam  Allah Azza a Jalla.

Demikianlah (perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.” (QS Al-Haj [22]: 32). Ada banyak alasan kaum Muslimin mesti senang menyambut Ramadhan.


Pertama, Ramadhan adalah bulan dilipatgandakannya pahala. Rasulullah bersabda, ”Semua amalan anak Adam akan dilipatgandakan (balasannya), satu kebaikan dibalas dengan sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat.


Allah SWT berfirman, ”Kecuali puasa, sesungguhnya ia untuk-Ku, dan Aku yang akan langsung membalasnya. Hamba-Ku telah meninggalkan syahwat dan makanannya karena Aku.” (Hadist Qudsy Riayat Muslim).


Kedua, disiapkan Surga Arrayyan bagi yang berpuasa. Rasulullah SAW bersabda, ”Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang disebut Arrayyan, yang pada hari kiamat nanti hanya akan dimasuki oleh orang-orang yang terbiasa berpuasa. Tidak satupun selain mereka yang memasukinya. Jika mereka (orang-orang yang terbiasa berpuasa) telah masukinya, pintu itu akan ditutup. Sedangkan siapa saja yang telah masuk melaluinya, ia pasti minum. Barangsiapa yang minum ia pasti tidak akan merasakan haus  selamanya.” (HR Bukhari, Muslim, Nasa’i, dan Tirmidzi).


Ketiga, selama Ramadhan pintu surga dibuka lebar-lebar. Pintu neraka ditutup rapat-rapat dan setan dibelenggu sehingga orang yang berpuasa dapat leluasa berburu kebajikan di dalamnya.


Rasulullah SAW bersabda, ”Telah tiba kepada kalian bulan penuh berkah. Allah SWT mewajibkan kalian berpuasa di bulan ini. Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu ada satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang terhalangi untuk mendapatkan kebaikannya, sungguh ia telah dihalangi (benar-benar tidak akan mendapatkannya).” (HR Nasa’i).


Keempat, doa orang berpuasa mudah dikabulkan. Rasulullah SAW bersabda, ”Tiga macam doa yang pasti dikabulkan yakni doa orang yang berpuasa, doa orang yang dizalimi, dan doa orang yang musafir.


Kelima, diampuninya dosa orang yang berpuasa. Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, niscaya Dia mengampuni dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari Muslim).


Keenam, pada bulan Ramadhan terdapat malam lailatul qadar, yaitu suatu malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. (QS Al-Qadr [97]: 1-3). Insya Allah kita termasuk orang-orang yang diberi kesempatan bertemu Ramadhan dan dapat menyambutkannya dengan penuh kegembiraan. Amin. (red)

SURABAYA[SIGAP88.COM] Ada keramaian yang luar biasa pada hari Sabtu kemarin 14 Juni 2014 di Kota Surabaya - Jawa Timur. Ribuan orang berdatangan ke kawasan Ampel.

Tradisi tahunan yaitu Haul Agung Sunan Ampel yang ke 565 diadakan di kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel. Masjid yang indah dan megah ini juga tampak ramai oleh pengunjung.

Beragam niat dan motivasi para pengunjung haul Sunan Ampel ini. Ada yang mengkhususkan diri untuk mengenang dan mendoakan arwah Sunan Ampel, untuk keperluan keluarga dan diri sendiri, keperluan bisnis, berbelanja atau sekedar berbaur dan menikmati keramaian itu.

Menuju ke makam Sunan Ampel terlihat sangat banyak orang yang duduk dan berdoa bersama di sekitar cungkup makam Sunan Ampel. Terlihat disana beberapa ulama, dalam acara tersebut ulama asal pekalongan Ja
wa tengah Habib Muhammad Lutfi Bin Ali Bin Yahya memberikan tausiyah hingga memimpin para peziarah dalam berdoa.

Informasi dari panitia pelaksana, selain zikir bersama, tadi malam juga dilangsungkan acara pengajian umum yang dilaksanakan di area Masjid Ampel. Adapun hari ini Ahad (15/06/014) acara akan diisi dengan kegiatan khitanan massal. Setelah itu, malamnya, dijadwalkan acara pembacaan Salawat Nabi dengan diiringi lantunan hadrah Ishari.(Don)